Laman

Sayuran Pare, Si Hebat Banyak Manfaat

Posted by ivantz

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
sayuran pare
Andaikata sayuran dapat dipatenkan oleh perusahaan farmasi, Anda mungkin harus rela mengeluarkan satu juta rupiah untuk membeli satu kilogram sayuran ini. Mengapa demikian ? karena selain enak dimakan, sayuran ini memiliki belasan manfaat kesehatan yang jarang terdapat pada sayuran lain. Hebatnya lagi, semua manfaat kesehatan itu dapat anda peroleh tanpa takut efek samping. Untunglah sayuran tidak dapat dipatenkan sehingga anda dapat membelinya dengan harga jauh lebih murah di pasar atau supermarket.

Apakah sayuran hebat itu?

Sayuran yang saya maksud adalah pare atau paria (Momordica charantia). Orang Inggris menyebutnya bitter melon karena rasanya yang pahit. Sayuran merambat dari keluarga Cucurbitaceae ini banyak ditanam di pekarangan rumah atau di persawahan sebagai selingan padi. Selain di Indonesia, tanaman pare juga banyak dijumpai di wilayah Asia Tenggara, Cina, Afrika, Karibia, India, Nepal dan bagian lain dari anak benua India.

Masyarakat Indonesia biasanya memasak buah pare dengan di tumis atau direbuts (misalnya sebagai campuran pengisi siomay). Di tangan ahlinya, buah pare dapat menjadi berbagai makanan lezat bercitarasa pahit yang khas.

Manfaat Kesehatan

Pare telah digunakan oleh masyarakat Asia dan penduduk asli Amerika untuk waktu yang lama sebagai obat diabetes, untuk mencegah campak, malaria, hepatitis, menyingkirkan cacing dan parasit, sebagai obat kuat (afrodisiak), serta sebagai obat anti inflamasi untuk penyembuhan luka dan bisul. Di Jamaika, daun pare diolah menjadi teh, yang membantu mengurangi masalah pencernaan dan sembelit. Di Filipina, daun pare sering digunakan untuk mengobati batuk pada anak-anak.

Buah pare mengandung setidaknya tiga senyawa bioaktif yang berbeda : charatin, peptida mirip insulin dan alkaloid, yang memiliki kemampuan untuk menurunkan tingkat gula darah dalam tubuh. Sebuah penelitian oleh Institut Jawaharial Nehru, India, telah membuktikan bahwa buah pare meningkatkan sensitivitas insulin. Mengkonsumsi 100 mg buah pare menghasilkan efek sebanding dengan 2,5 mg obat anti diabetes glibenclamide. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah ketiga senyawa tersebut bekerja simultan atau apakah senyawa yang satu lebih efektif dari pada yang lain.

Tes laboratorium menunjukkan bahwa senyawa-senyawa dalam pare mungkin efektif untuk mengobati infeksi HIV. Dalam sebuah uji klinis awal, ekstrak pare menunjukkan beberapa manfaat pada orang yang terinfeksi HIV (Zhang, 1992). Pare juga berpotensi menjadi immunomodulator. Sebuah uji klinis lain menemukan bukti terbatas bahwa pare dapat meningkatkan fungsi sel-sel kekebalan pada penderita kanker, tetapi hal ini perlu diverifikasi dan dikuatkan penelitian lain. Jika terbukti benar, ini adalah cara lain pare bisa membantu penderita HIV/AIDS.



pare tumis

tumis pare hijau


{ 1 comments... read them below or add one }

dimdroid mengatakan...

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta
:)

Poskan Komentar